Panggil saja temanku itu Bento, laki-laki yang ganteng dengan perawakan yang sangat
atletis, tak heran jika banyak wanita yang naksir dengannya. Bento juga orangnya yang
sangat supel dan sangat lihai dalam bicara. Namun dibalik kegantengannya Bento termasuk
laki-laki yang haus akan Sex, dia sering melampiaskan nafsunya dengan gadis2 yang
menyukainya ketika kekasihnya sedang pergi keluar kota.
Kekasih Bento bernama Vina, gadis muda yang sangat cantik dengan bodi yang aduhai.
Tubuhnya langsing, hidungnya mancung, bibirnya tipis, payudara yang gak terlalu besar
namun sangat padat berisi. Bento sudah berpacaran dengan Vina sekitar 1 tahun, mereka
juga sudah sering melakukan hubungan Sex bebas dikontrakan Bento.
Suatu ketika, malam Minggu tepatnya Vina minta diantar ke tempat sahabatnya yang sedang
merayakan ultah. Acara sangat meriah sekali, hingga jam 12 Malam acara masih berlangsung.
Tetapi Vina mengajak Bento untuk pulang , karena waktu yang sudah kelewat malam.
Sebenarnya Bento pun menolak karena begitu meriahnya pesta ulang tahun temannya Vina
tersebut.
larut dan udara dingin pun menyelimuti dan menghembus sepoi-sepoi dalam deru motor
Varionya Bento, Sesampai di kost tempat Bento ternyata pintu gerbang Kosnya sudah dikunci,
padahal Vina sudah pesan kepada Ibu kostnya agar pintu jangan dikunci!. Dan akhirnya
Bento pun kasih solusi.
Vina.. gimana kalau tidur saja di kontrakanku, kata Bento.
Vina terdiam sejenak pura pura malu.
Gimana ya.. aku kan enggak enak sama temen temanmu Bento, jawab Vina.
Itu bisa diatur, nanti yang penting kamu mau tidak, dari pada tidur di jalan, kata Bento
sambil senyum.
Ayolah keburu dilihat orang kan nggak enak di jalanan seperti ini Vina, kata Bento.
Vina pun menyetujinya, mereka pun bergegas menuju kontrakan Bento… Sesampainya di rumah
kontrakan tampak sunyi dan hanya hembusan angin malam karena sahabat-sahabat Bento pada
malam mingguan dan tidak ada yang pulang di rumah kontrakan.
Ayo masuk, kok diam saja, kata Bento menyapa Vina.
Sahabat-sahabatmu dimana Damar? tanya Vina.
Mereka kalau malam Minggu jarang tidur di rumah, jawab Bento.
Ooo gitu, jawab Vina.
Akhirnya Vina dipersilakan istirahat di kamar Bento.
Vina, selamat bobok ya.. kata Bento.
Vina pun tampak kelelahan dan tertidur pulas. Setengah jam kemudian Bento kembali ke
kamarnya untuk melihat Vina dan sengaja kunci pintu kamar tidak diberikan kepada Vina,
tapi betapa kagetnya Bento melihat Vina tidur hanya menggunakan BH dan celana dalam,
karena saat itu posisi tubuh Memey miring hingga selimut yang menutupi tubuhnya bagian
punggung tersingkap! Penisnya Bento pun seketika langsung ngaceng saat itu.
Entah setan mana yang menyusup di benak Bento. Damar pun langsung mendekat ke arah Vina,
dengan tenangnya Bento langsung mencium bibir Vina. Vina pun terbangun.
Apa-apaan kamu Bento? jawab Vina sambil menutupi tubuhnya dengan selimut.
yang hanya mengenakan pakaian dalam saja. Vina meronta-ronta dan Bento pun tidak
menggubris, ia berusaha melepas BH dan celana dalamnya. Tenaga Bento lebih kuat hingga
akhirnya BH dan celana dalam Vina terlepas dengan paksa oleh Bento. Nampak jelas buah
dada Vina dan bulu lembut memeknya. Vina kelelahan tanpa daya dan hanya menangis memohon kepada Bento.
Bento tetap melakukan aksinya dengan meraba dan mencium semua tubuh Vina
tanpa terlewatkan. Vina terus memohon, Bento pun tak mengiraukannya.
Dan setelah puas menciumi memek Vina, Bento melakukan aksi lebih brutal. Ia mengangkat
kedua kaki Memey di atas perut dan dengan cepat Bento mencoba memasukkan penisnya ke dalam
memek imout Vina. “Memek Sempit Vina”
Vina menjerit tertahan dan hanya isak tangis yang terdengar, Kumohon Bento, hentikan!
seru Vina dalam isak tangisnya.
Dan penis Bento masuk dalam memek Vina walaupun di awal masuknya cukup sulit. Bento pun
mulai menggoyang pinggulnya hingga penisnya terkocok di dalam memek Vina. Darah segar pun
keluar dari liang jinak Vina, ia pun terus memohon.
Uuuuuuuuh.. uhhhhhhh.. hentikan Bento..! desah Vina.
Tampak sekali wajah Vina menunjukkan kelelahan, dan sekarang hanya terdengar erangan
kenikmatan di antara kedua insan ini.
Oooh.. ooooh.. ooooh.. Damar pun terus mengocok penisnya dalam memek Vina dan beberapa
saat kemudian terasa Bento akan mengeluarkan sperma, ia pun langsung mencabut dan
mengocoknya dari luar dan.
Croot.. Croot.. crottttt..sperma Bento muncrat tepat di bibir dan sekitar wajah mulus si
Vina.
Mereka kelelahan dan akhirnya tertidur.
Hari menjelang pagi saat itu jam menunjukkan pukul setengah delapan pagi, Vina terbangun
bersamaan dengan itu Bento juga terbangun. Bento melihat Vina yang sedang mengenakan BH
dan celana dalam.
Antar aku pulang sekarang Bento.. kata Vina.
Iya.. aku cuci muka dulu, jawab Bento.
Bento pun mengantar Vina pulang ke kostnya.
Selang beberapa bulan hubungan mereka mulai retak, ada selentingan kabar kalau Bento
mendekati cewek lain sebut saja Cika, dan akhirnya Bento dan Vina resmi bubaran. Tapi
reaksi Bento tidak sampai di situ, justru setelah putus dengan Vina ia gencar mendekati
Cika. Dengan berbagai cara dan upaya akhirnya Bento berhasil mendapatkan Cika dan mereka
resmi jadian.
Domino QQ - Sama seperti yang dilakukannya dulu, ia sering antar jemput kuliah Cika dan kalaupun
jemput Cika biasanya tidak langsung pulang melainkan jalan-jalan kemana saja sambil cari
makan tentunya. Sering pula Cika diajak ke tempat kontrakan Bento lebih sering
dibandingkan Vina pacar yang dulu.
Pagi itu kuliah jam kedua mereka satu ruangan tapi dosen tidak hadir jadi kosong, mereka
berdua bergegas ke tempat Bento, sampai di kontrakan rumah sepi soalnya sahabat-sahabat
ada yang ke kampus dan ada juga yang masih tidur. Mereka berdua langsung masuk kamar
Bento, Cika tiduran di ranjang sambil mendengarkan musik.
Bento masuk membawakan kopi susu dan tanpa basa basi Bento membelai rambut Cika dan Cika
pun bersandar dalam dekapan Bento. Bento langsung mencium bibir Cika dan tangannya mulai
masuk dalam baju street Cika dan meremas-remas toked.
Bento.. jangan dong.. desah Cika.
Enggak apa-apa, kan cuma dikit, kata Bento, tapi Bento terus menyerang, ia melepas seluruh
pakaian Cika dan Cika pun hanya diam tanpa perlawanan, dan jelas sudah seluruh tubuh
Cika yang kuning langsat dan toked lumayan montok.
Mereka mulai bergelut mencium dan meremas satu sama lain.
Dibimbingnya kepala Cika menuju kemaluan Bento dan, Eeemmm.. kemaluanmu besar juga Bento,
kata Cika.
Bento hanya diam menikmati hisapan mulut Cika. Bento pun langsung saja menjilati dan
menghisap memek Cika hingga mereka melakukan posisi 69.
Kemudian Bento duduk dengan kaki dijulurkan, ia minta CIka duduk di atasnya layaknya
seorang anak kecil. Tepat penis Bento masuk dalam liang memek Cika.
Pelan-pelan Bento.. kata Cika mendesah.
Cika mulai menaik-turunkan pinggulnya dan penisnya Damar masuk seluruhnya dalam memek
merahnya Cika.
Ceme Keliling - Uuuuuh.. ah.. . desah Cika sambil menggoyangkan pinggulnya seperti goyang dandut ngebor
di tv tv.
Bento pun merespon gerakan tersebut. Dan mereka melakukan gerakan yang seirama
ah.. ah. desah Cika semakin keras.
Aku nggak kuat Bento.. Bento hanya diam menikmati gerakan-gerakan yang dimainkan Cika.
Dan akhirnya,
Ugh.. ugh.. ugh.. ahh.. desah Cika yang tubuhnya mengelenjang sambil memeluk tubuh Bento.
Ternyata Cika mencapai puncak kenikmatan. Dan Bento membalikkan tubuh Cika tepat di
bawah badannya, Bento mulai mengocok penisnya yang belum lepas dari memek Cika, dan
Ahk.. desah Bento dan beberapa saat kemudian Damar mencabut penisnya dan meletakkan di
bibir Cika dan
Croot.. Croot.. Serr.. sperma Bento muncrat tepat di seluruh wajah Cika. Mereka pun
akhirnya berpelukan setelah mencapai kepuasan.
Semenjak kejadian itu mereka sering melakukannya di kontrakan Bento. Entah siang atau
malam karena Cika sering menginap dan tidur satu ranjang bersama Bento. Hubungan mereka
semakin intim dan hanya bertahan selama 8 bulan. Hal itu disebabkan Vina mantan pacar
yang dulu mengajak membina hubungan kembali. Bento akhirnya pisah dengan Cika dan kembali
lagi dengan Vina.
Suatu sore Vina datang ke kontrakan Bento, Vina langsung masuk menunggu di kamar Bento
karena diminta sahabat-sahabat Bento.
Bento baru mandi kata salah seorang sahabatnya.
Ooo, jawab Vina, dan beberapa saat kemudian Bento masuk dan hanya mengenakan handuk
dilingkarkan di pinggulnya.
Sama siapa Vina.. kata Bento.
Sendiri, jawab Vina sambil mendekat ke arah Bento.
Bento tanggap dengan situasi itu, ia langsung mencium bibir Vina dan melepas baju street
warna biru muda yang dipakai Vina. Damar langsung mencopot BH dan menghisap puting susu
Vina.
Ah.. ah..Ah.. desah Vina.
Bento mulai melapas celana panjang Vina serta Celan dalamnya. Mereka bergumul di atas
ranjang.
Ah.. ah..Oh desah Vina yang semakin merasakan kenikmatan.
Bento mengangkat kaki kiri Vina kemudian dengan sergapnya Bento mulai memasukkan penisnya
ke dalam memek Vina sambil kaki kiri Vina tetap terangkat.
Bleess, bleess.. kemaluan Bento masuk seluruhnya dalam memek Vina, Bento suka dengan posisi
seperti itu karena memek terasa sempit.
Bento mulai menggerakkan kemaluannya keluar-masuk.
Ah. ah.. ah.. erangan kenikmatan keluar dari bibir Vina, Bento pun merasakan kenikmatan
pula.
Ugh.. ugh.. desah Bento pelan. Beberapa saat kemudian Bento melepas penisnya, Vina mulai
menghisap dan menjilati penis Bento sambil dikocok dengan jari-jemari lembut Vina.
Kulum dong Vina.. desah Bento. Vina turuti saja apa kemauan Bento.
Kemudian Bento kembali memasukkan penisnya dalam memek Vina,Bless.. langsung masuk dan
Vina sempat menjerit tertahan karena menahan sakit.
Kemudian Bento mulai menggerakkan penisnya, Bleess.. bleess.. kemaluan Bento keluar-masuk.
Ah.. ah.. ugh.. tubuh Vina mulai bergetar dan mengelejang.
Aku keluar Bento.. desah Vina tapi Bento masih mengocok penisnya dalam memek Vina dan
Vina hanya menahan.
Kedua tangannya mencengkeram kuat bibir tempat tidur sambil menahan gerakan yang Vina
lakukan. Bento mulai bergetar, Ugh.. desahnya.
Di luar apa di dalam Vina.. kata Bento pelan.
Agen Poker Online - Vina hanya diam dan Croot.. croot.. serr.. cairan sperma Bento keluar di dalam memek
Vina.
Bento pun rebah sambil memeluk tubuh Vina yang hangat dan sudah lunglai.
Mereka tersenyum puas.
Kamu pinter dech sekarang Vina.. kata Bento.
Pinter apaan, jawabnya.
Pinter ngentotnya, belum lagi bulu memek kamu tambah lebat dan indah saja
Vina hanya tersenyum saja sambil tangannya membelai batang Penis Bento.
Jam sudah menungjukan Setengah Delapan malam dan meraka pun memutuskan untuk mencari makan
keluar dan bergegas mengunakan kembali pakaian mereka masing-masing. END